MEKANISME REAKSI BERSAING SN2 DAN E2

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hallo bloggers, pada kali ini saya akan membahas tentang mekanisme reaksi bersaing SN2 dan E2

Dimana terdapat kesamaan antara Reaksi S N 2 dan E2 . Keduanya membutuhkan gugus pergi  yang baik, dan kedua mekanisme itu bekerja sama. Reaksi S N 2 membutuhkan nukleofil yang baik dan reaksi E2 membutuhkan basa yang kuat. Namun, nukleofil yang baik seringkali merupakan basa yang kuat. Karena pada kedua reaksi mempunyai banyak kondisi yang sama, teaksi tersebut sering bersaing satu sama lain. Hasil kompetisi ditentukan oleh tiga faktor: keberadaan antiperiplanar β -hydrogens, derajat percabangan α dan β , dan nukleofilisitas vs. kebasaan dari spesies reaktan.

Agar eliminasi E2 terjadi, harus ada anti periplanar β -hidrogen yang dihilangkan. Jika tidak ada, maka reaksi S N 2 akan mendominasi. Dengan cara yang sama nukleofilk S N 2 membutuhkan jalur bebas keikatan anti  σ * C-LG. α dan β blok percabangan jalur ini dan mengurangi proporsi S N 2 relatif terhadap E2 . E2 terjadi bahkan dengan percabangan ekstensif karena ia bergantung pada β- hidrogen, yang jauh lebih mudah diakses daripada σ* Antibond C-LG.

Energi keadaan transisi reaksi S N 2 dan E2 dipengaruhi oleh beberapa parameter. Yang paling signifikan dari ini dalam kompetisi S N 2 / E2 adalah jenis alas yang diterapkan dan struktur substrat .

Kompetisi S N 2 / E2.

Produk awal dari reaksi E2 adalah senyawa alkil tersubstitusi heteroatom dengan atom hidrogen pada posisi β dan basa. Hidrogen pada posisi β diabstraksi sebagai proton oleh basa dan heteroatom dengan meninggalkan molekul sebagai anion. Karakteristik basa adalah pasangan elektron bebas, yang dapat menerima proton. Namun, karena pasangan elektron bebas ini, basa sebagai tambahan adalah nukleofil. Alih-alih abstraksi hidrogen dalam posisi β, pada prinsipnya serangan nukleofilik oleh basis pada karbon tersubstitusi heteroatom karenanya dapat terjadi. Inilah prasyarat dasar dari adanya kompetisi S N / E.

 PERMASALAHAN 

1.  Pada saat kapan reaksi bersaing SN2 dan E2 ini  terjadi 

2. Saat keadaan yang bagaimana SN2 bisa mendominasi reaksi bersaing SN2 dan E2 ini?

3.  Apakah  pengaruh pada substrat (alkil halida) terhadap reaksi bersaing antara SN2 dan E2?






Komentar

  1. Baiklah saya Sindy Tiara Putri dengan NIM A1C119016, disini saya akan mencoba menjawab permasalahan nomor 3. Pada reaksi bersaing antara SN2 dan E2 apabila menggunakan substrat alkil halida terjadi dua pengaruh. Yang pertama, apabila yang digunakan adalah alkil halida primer maka produk yang dihasilkan akan lebih dominan ke reaksi SN2, namun jika yang digunakan adalah alkil halida sekunder maka produk yang dihasilkan akan lebih dominan ke reaksi E2. Berarti pengaruh substrat alkil halida pada reaksi bersaing antara SN2 dan E2 adalah produk akhir yang dihasilkan dari mekanisme reaksi bersaing antara SN2 dan E2. terimakasih

    BalasHapus
  2. Baiklah saya Hermina Simatupang NIM A1C119058 ingin menjawab permasalahan kedua dimana cara mendominasi SN2 adalah dengan meningkatkan kepolaran, pelarut aprotik meningkatkan nukleofilisitas, dan dengan demikian meningkatkan laju SN2. Serta kita juga dapat memberikan basis/basa yang lemah agar SN2 dapat mendominasi. Serta reaksi SN2 membutuhkan nukleofil yang baik. Oleh karena itu nukleofil yang baik yang merupakan basa lemah akan menguntungkan SN2. Terimakasih 🙏🏻

    BalasHapus
  3. Baiklah saya Lusya Siboro dengan NIM A1C119098 mencoba menjawab permasalahan nomor 1. Menurut saya reaksi bersaing SN2 dan E2 akan terjadi jika pada saat reaksi itu menggunakan basa lemah maka terjadilah yang namanya reaksi substitusi begitupun sebaliknya jika menggunakan basa kuat maka reaksi eliminasilah yang akan terjadi . Terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer