KAJIAN STEREOKIMIA SENYAWA KIRAL HASIL MODIFIKASI

 Hallo Chems !!

Pada blog ini saya mengambil referensi dari salah satu web di internet, untuk linknya bisa di klik disini : https://id.scribd.com/presentation/426787523/Ani-Fitri-Kimia-Stereokimia

Dimana pada web tersebut membahas tentang sintesis enansioselektif atau sintesis asimetri. Hal ini juga berhubungan dengan materi kiralitas. Sebelum kita memasuki ke pembahasan ini, marilah kita sedikit membahas tentang defisini dari enansiomer atau diastereoisomerik.

Diamana definisi dari enantiomer itu sendiri yaitu salah satu bentuk stereoisomer molekul – molekul yang merupakan bayangan cermin satu sama lain yang tidak bisa dihimitkan, tidak identik, konfigurasi saling berlawanan pada semua pusat kiralnya.  Sedangkan diastereomer definisinya adalah salah bentuk stereoisomer molekul- molekul yang bukan merupakan bayangan cermin satu sama lainnya, tidak bisa dihimpitkan, tidak identik, dan konfigurasinya saling berlawanan di beberapa pusat kiralnya.

Saya mengambil contoh yaitu pada reaksi dihidroksilasi sharpless ini, dimana pada reaksi ini termasuk dari reaksi sintesis enansioselektif atau sintesis asimetris yang berarti reaksi kimia dimana satu atau dua elemen baru dari kiralitas terbentuk  dalam molekul substrat dan menghasilkan produk stereoisomer dalam jumlah yang tidak sama. Dan juga pada sintesis enansioselektif ini dapat dicapai dengan menggunakan fitur kiral yang mendukung pembentukan enansiomer diatas yang lain melalui interaksi pada keadaan transisi.

contohnya :





Dimana pada gambar diatas reaksi tersebut terdapat substrat yang membantu dalam menghasilkan produk utama dan sampingan, pada produk utama yang dihasilkan lebih banyak atau mayor dari pada produk sampingan karenaa adanya bantuan dari substrat tersebut.

 

Permasalahan

1.      Mengapa pada reaksi dihidroksilasi sharpless menghasilkan 2 produk yaitu produk utama dan sampingan, jelaskan !

2.      Apakah molekul substrat mempengaruhi terjadinya hasil berupa produk utama dan produk sampingan ? jelaskan mengapa !

3.      Apakah ketika pereaksi diproyeksikan dengan cara diputar akan menghasilkan enantiomer ?

Komentar

  1. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, baiklah nama saya Sri Maryati Nim A1C119099, izin mencoba menjawab permasalahan no 3.
    Bila senyawa diputar 180ᵒ keluar bidang, maka akan diperoleh bentuk yang sama dengan isomer atau enantiomer Senyawa yang memiliki hubungan semacam ini disebut dengan senyawa meso.
    Terimakasih 🙏

    BalasHapus
  2. Baiklah saya Nestiya Wulandari nim A1C119101 akan menjawab permasalahan pada nomor 2.

    Menurut saya hal tersebut dapat terjadi, karena dalam molekul substrat dan menghasilkan produk stereoisomer dalam jumlah yang tidak sama. Dan juga pada sintesis enansioselektif ini dapat dicapai dengan menggunakan fitur kiral yang mendukung pembentukan enansiomer diatas yang lain melalui interaksi pada keadaan transisi.
    Selain itu, pada blog diatas tersebut sudah ada contoh reaksi nya dan sudah dijelaskan bahwa reaksi tersebut terdapat substrat yang membantu dalam menghasilkan produk utama dan sampingan, pada produk utama yang dihasilkan lebih banyak atau mayor dari pada produk sampingan karenaa adanya bantuan dari substrat tersebut.
    Terimakasih...

    BalasHapus
  3. Saya Adinda Zahra Apriliya NIM A1C119102 akan menkaeab permasalahan no. 1
    Hasil tersebut mengurangi secara drastis kebutuhan osmium tetraoksida yang sangat beracun.
    Diol khiral semacam ini penting dalam sintesis organik. Introduksi khiralitas ke dalam pereaksi nonkhiral melalui penggunaan katalis khiral adalah konsep penting dalam sintesis organik

    BalasHapus

Posting Komentar